Test Ride Yamaha Tricity 155 735,784

Cornering lebih mantap karena roda depan selalu ngegrip. Satu roda kehilangan traksi, roda yang lain masih siap menopang Sebelumnya, OTOMOTIF sudah pernah mencicipi Yamaha Tricity versi awal yang masih bermesin 125 cc. Kemudian, bulan Mei 2016 lalu, versi mesin 155 cc diluncurkan, Eropa jadi target penjualan terbesarnya. Beruntung, Yamaha sedang gencar menggempur segmen skutik 150-up di Indonesia lewat kampanye ‘MAXI Yamaha’, makanya Tricity 155 ikut diboyong ke Indonesia. Dikenalkan awal November pada Indonesia Motor Show (IMOS) 2016, motor yang diproduksi di Yamaha Thailand ini, jatah 2016-nya langsung sold out. Apa sih yang bikin menarik skutik 3 roda seharga Rp 66 juta (on the road) ini? Kupas habis!P X L X T: 1980 mm X 735 mm X 1210 mm Jarak sumbu roda: 1350 mm Jarak terendah ke tanah: 125 mm Tinggi tempat duduk: 780 mm Berat isi: 165 kg Kapasitas tangki bensin: 7,2 L Bagasi: 23,5 literMESIN Tipe mesin: Liquid cooled 4-stroke, SOHC Diameter X Langkah: 58 x 58,7 mm Perbandingan kompresi: 10,5 : 1 Volume silinder: 155.1 cc Daya maksimum: 14,8 dk / 8000 rpm Torsi maksimum: 14.4 Nm / 6000 rpm Sistem starter: Electric starter Sistem pelumasan: Wet sump Kapasitas oli mesin: Total = 1,00 L ; Berkala = 0,90 L Sistem bahan bakar: Fuel Injection Tipe kopling: Dry, Centrifugal Automatic Tipe transmisi: V-belt automaticRANGKA Tipe rangka: Underbone Suspensi depan: Teleskopik Suspensi belakang: Unit Swing Tipe ban: TubelessBan depan: 90/80-14M/C (43P) Ban belakang: 130/70-13M/C (63P) Rem depan: Hydraulic disc brake Rem belakang: Hydraulic disc brakeKELISTRIKAN Sistem pengapian: TCI Tipe battery: YTZ7V Tipe busi: NGK/CPR8EA-9Data tes: 0 – 60 km/j: 6,4 detik 0 – 80km/j: 12,1 detik 0 – 100 km/j: 23,2 detik 0 – 100 m: 8,3 detik (68,5 km/j) 0 – 201 m: 13,1 detik (82,2 km/j) 0 – 402 m: 21,1 detik (97,6 km/j) Top speed spidometer: 114 km/j Top speed Racelogic: 104 km/j Konsumsi bahan bakar: 39 km/l